Kearifan budaya lokal merupakan energi potensial dari sistim pengetahuan kolektif masyarakat untuk hidup di atas nilai-nilai yang membawa kelangsungan peradaban, sebagai sibgah warisan dalam sejarah budaya masyarakat.Peradaban lampau Bugis Makassar, dengan segala kearifannya, selalu tumbuh secara alami dan menjadi titah yang dititipkan oleh leluhuhur...
Mengantarkanmu gelisah ketika pengejawantahan sipakatau na sipakalebbi terkadang masih serupa coretan tangan yang terpaksa /aku sndiri memaksanya terlihat indah, kita tidak punya pagar betis budaya yg sakral sebagaimana yg dicipta negara Jepang tuk kelanggengan budayanya, materre to sedding pappaseng .....abiasange -abiasa topa palelei, ke-perubahan ini merupakan likaliku waktu yg m-jelaskan perih juga senyum Bugis-Mksr. coretan ini kemana saja kau bebas membuangnya tapi… sebelumnya ajarilah anak2mu mengenal bahasa Ibunya.......maaf menandaimu selessureng matinro ri toppo galung.
.........Di kisahkan di dalam lontara ketika seorang hendak mengembara tuk bersikeras mencari kehidupan di tempat lain (dapat juga bertujuan mengembangkan keturunan) maka terlahirlah amanat atau pappaseng yang disampaikan oleh ayahanda sang pangeran tsb, sekaitan dengan kriteria tanah/ tempat yg baik dgn istilah anennungeng risompereng (jiwa pencari atau perantau) sungguh sebuah uraian yg sarat akan makna.dalam teks matinro ritoppo galung, berkononotasi sebagai tempat yang baik mempunyai pedataran yang luas, dengan tersedianya wanua pulise babuwa, atau terdapatnya tempat yang dapat dijadikan areal persawahan untuk ketersediaan pangan yang dapat di jadikan lumbung padi, keinginan ini erat kaitannya dengan pelaksanaan tradisi maddengka ase lolo atau menumbuk padi sebagai bentuk kesyukuran kepada allah swt atas limpahan hasil sawah tsb….dst ----posting Ibrahim L dg Tata
Oleh: Maros Budaya Pappaseng"pada dasarnya manusia menghargai hidup dan kehidupan ini (Bugis-makassar),......tidak lain atas dasar budaya yang mereka junjung sampai detik ini.hal ini dapat kita lihat betapa keras mereka memaknai persoalan SIRI na PACCE hingga sebesar apapun rintangan dan tantangan di samudera,mereka tetap mengarunginya dengan semboyan KUCAMPA'NA SOMBALAKKU NA KUGUNCIRI GULLIKKU KU ALLENA TALLANG NA TOALIA. @post.....pucuk semi.
*Pulau itu bernama Balang Caddi_
oleh Sang Baco pada 26 November 2010 jam 15:02
........dunia yang sibuk dengan berbagai hiruk pikuknya, sebuah ruang lengang, yang mengajak kita untuk keluar sejenak dari rutinitas dunia. tempat itu bernama pulau balang caddi, konon penghuni pertama pulau tersebut terkenal sebagai raja1 Balang Caddi yg terkubur di dekat pemakaman raja-raja Tallo. penamaan balang caddi sebagai sara' (prasangka baik) bermaksud terhindar atau tersamarkan dari pandangan para bajak laut pawella (perampok), kata balang caddi (konotasi>tempat genangan lumpur yg kecil) sebagai ampe2 (harapan) untuk hidup sederhana demi keselamatan dan lindungan......dst

1 comments:
MANTAP NIH .. HIDUPKAN KEMBALIBUTTA SALEWANGAN
Post a Comment